콘텐츠로 건너뛰기
미디어> 통찰력

RIUH RENDAH KOMPETISI PELEPAS DAHAGA

4 분 읽기 | 구월 2018

Kompetisi di dalam pasar minuman terutama minuman dalam kemasan siap minum (Ready To Drink/RTD) di Indonesia makin ketat dalam beberapa tahun terakhir. Jika kita lihat di pasaran, makin banyak merek-merek baru baik merek lokal maupun asing yang dijajakan – tidak hanya di toko ritel modern tapi juga di toko tradisional seperti kios atau warung, bahkan juga asongan. Menurut Nielsen Retail Audit1), dalam tiga tahun terakhir terdapat lebih dari 100 merek minuman RTD baru yang masuk di pasaran. Ini belum termasuk varian-varian baru yang dikeluarkan oleh merek-merek yang sudah ada. Seiring dengan bertambahnya merek atau varian baru ini, persaingan dalam mendapatkan ruang untuk berjualan di toko ritel menjadi makin sengit – terutama karena penambahan tempat tidak secepat penambahan merek atau varian.

Harus pula disadari bahwa persaingan di pasar minuman tidak hanya makin sengit, tapi juga makin kompleks terutama untuk konsumsi di luar rumah. Berkembangnya mobilitas membuat orang-orang berada di luar rumah lebih lama dan ini berpengaruh terhadap pola konsumsi minuman mereka. Konsumen terpapar oleh semakin beragamnya jenis outlet yang menjajakan minuman – dari gerai-gerai minuman siap saji, kedai kopi lokal hingga pedagang kopi keliling, bahkan minimarket pun menjajakan minuman siap saji. Oleh karena itu, makin penting bagi produsen minuman untuk juga mengetahui bagaimana pola konsumsi minuman masyarakat terutama disaat persaingan dalam industri minuman tidak lagi terpusat dalam suatu kategori saja, namun juga terhadap kategori-kategori minuman lain di dalam industri.

Dari survei yang diadakan Nielsen mengenai minuman 2) baru-baru ini, Mineral Water (Air Minum Dalam Kemasan) masih menjadi menjadi jenis minuman yang paling sering dikonsumsi oleh konsumen. Hal ini terkait dengan fungsi dasar air putih yang masih dianggap paling baik untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh manusia. Oleh karena itu, Mineral Water menjadi minuman yang paling banyak diminum segera setelah bangun pagi atau saat makan.

Jenis minuman yang sering dikonsumsi berikutnya adalah Kopi dan Teh. Tidak mengherankan karena kopi atau the seringkali menjadi minuman "wajib" yang biasanya tersaji setiap hari di dalam rumah tangga Indonesia. Kedua minuman ini pun seringkali dikonsumsi sebagai minuman untuk memulai hari. Selain itu, karena kandungan kafeinnya, kopi menjadi minuman yang dicari ketika membutuhkan energi di malam hari.

Minuman-minuman RTD selain Mineral Water biasanya mulai dikonsumsi menjelang siang hari – diantara waktu makan atau di sela waktu istirahat. Konsumsi terbanyak diantara RTD masih dipegang oleh RTD Tea yang mana memang merupakan salah satu kategori RTD yang mudah didapatkan di pasaran.  Minuman-minuman lain yang termasuk kedalam minuman Indulgence atau Functional memiliki share yang lebih rendah dibandingkan dengan Mineral Water maupun minuman berbahan dasar the atau kopi. Minuman-minuman tersebut biasanya memiliki kecenderungan untuk diminum pada saat-saat tertentu sehingga frekuensi konsumsinya pun lebih rendah.

Situasi market yang kompetitif di level kategori juga terlihat dari aktivitas beriklannya. Setiap merek saling berlomba untuk menjaga eksistensinya agar tetap menjadi pilihan konsumen melalui penempatan iklan, khususnya di TV nasional. Menariknya, menurut data dari Nielsen Ad Intel, iklan dari kategori functional drink, coffee dan indulgence beverages bersaing sangat ketat dalam meraih angka GRP tertinggi. Hal ini mengindikasikan riuhnya market di ketiga kategori tersebut. Sementara itu, iklan dari kategori mineral water dengan share of throat terbesar justru mendapatkan GRP paling sedikit di antara kategori lainnya. Hal ini bisa disebabkan karena air mineral dilihat sebagai basic necessities bagi konsumen, dan beberapa pemain dalam kategori ini belum beraktivitas di TV. Selain itu, banyak produk air mineral dengan jangkauan pemasaran lokal atau hanya di daerah tertentu sehingga mungkin tidak melihat iklan di TV nasional sebagai cara yang efisien. dalam aktivitas pemasaran secara keseluruhan.

Berbicara mengenai image, persaingan yang sengit juga terjadi di dalam pikiran konsumen. "Tersedia dimana saja", " Menyegarkan", "Sesuai diminum setiap saat dan dimana saja" merupakan asosiasi yang melekat pada semua minuman terutama RTD. Selebihnya setiap kategori dapat memiliki asosiasi yang berbeda di dalam pikiran konsumen, terutama minuman-minuman yang memiliki fungsi tertentu. Oleh karena itu sangat penting bagi suatu merek untuk membangun asosiasi tertentu yang melekat terhadap merek mereka sehingga dapat membedakan dengan merek lainnya di pasaran.

움버:

1) 닐슨 소매 감사, RTD 음료, 내셔널 어반, MAT 16 - 18

2) Nielsen Beverages Share of Throat Report는 가정 내 및 가정 외 소비에 대한 음료 범주의 소비자 습관과 태도에 대한 완전한 이해를 제공합니다. 이 연구는 5 개 도시에서 무작위로 선택된 1,150 개의 샘플 중 대면 인터뷰와 일기 배치를 결합했습니다 : 자카르타 대, 족자 카르타, 수라바야, 메단, 마카사르; 18 음료 카테고리를 다룹니다.

3) 18 카테고리 내에서 공유 :

차 기반 음료 : 티백, 차 RTD, 차 - 양조

커피 기반 음료 : 커피 향 주머니, 커피 RTD, 커피 - 양조

기능성 음료: 이소토닉, 액상 우유, 주스 RTD/장인, 요구르트 음료, 비타민 음료, 이소토닉, 에너지 드링크

방종 음료 : CSD, 아이스크림, 초콜릿 음료, RTD 젤리 음료

정보 레비 세부 사항, 이메일 케 : Nielsen.Indonesia@nielsen.com

텐탕 닐슨

Nielsen N.V. (NYSE: NLSN) adalah perusahaan global yang menyediakan pemahaman komprehensif pada apa yang konsumen Tonton (Watch) dan Beli (Buy). Segmen Watch menyediakan layanan pengukuran total khalayak di seluruh perangkat di mana isi video, audio dan pesan dikonsumsi; bagi klien media dan agensi periklanan. Segmen Buy menyediakan pandangan global mengenai pengukuran kinerja industri ritel bagi para produsen dan peritel barang konsumsi. Dengan mengintegrasikan informasi dari segmen Watch dan Buy serta sumber data lainnya, Nielsen memberikan para kliennya pengukuran kelas dunia bagi kedua segmen tersebut serta analisa yang membantu meningkatkan kinerja. Nielsen, sebuah perusahaan S&P 500, beroperasi di lebih dari 100 negara meliputi lebih dari 90 persen populasi dunia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.nielsen.com