Lewati ke konten
Wawasan > Digital &teknologi

Smartphone Membuat Pengguna di India Tetap Terhubung

3 menit membaca | Pebruari 2013

Penggunaan smartphone di India dengan cepat menjadi cara dominan banyak dari 900 juta pengguna ponsel di negara itu tetap terhubung. Faktanya, negara ini mungkin memiliki sebanyak 40 juta perangkat ini yang digunakan pada awal tahun ini. Pertumbuhan dramatis didorong oleh keinginan di antara pengguna untuk tetap terhubung dan memiliki akses instan ke situs jejaring sosial—tren global yang mewakili peluang pertumbuhan eksponensial di negara-negara berkembang.

Penurunan biaya perangkat dan data, ditambah dengan berbagai fitur yang ditawarkan smartphone saat ini, dengan mudah mendorong konsumen untuk menukar ponsel tradisional mereka dengan handset dengan lebih banyak fungsi. Untuk mengetahui bagaimana jenis pengguna smartphone baru ini tetap terhubung, Nielsen Informate Mobile Insights, aliansi antara Nielsen dan Informate Mobile Intelligence, mensurvei lebih dari 10.000 konsumen pada bulan September dan Oktober 2012 di 46 kota di India untuk menilai penggunaan dan preferensi perangkat secara keseluruhan.

Studi Pengguna Smartphone India menemukan bahwa 93 persen pengguna smartphone hanya memiliki satu handset, menjadikannya satu-satunya sumber infotainment saat bepergian. Studi ini juga menemukan bahwa pengguna smartphone di India sangat menyukai perangkat seluler yang beroperasi pada sistem operasi Android, yang menyoroti keinginan konsumen India untuk platform yang terbuka dan tersedia di berbagai merek dan harga. Sementara penggunaan Symbian juga tinggi di India, perangkat Windows, BlackBerry dan iOS masing-masing hanya memiliki pangsa pasar satu digit.

Kepemilikan Tablet Diatur ke Spike

Minat konsumen terhadap tablet juga meningkat. Sementara hanya 3 persen responden yang berpartisipasi dalam penelitian pada kuartal terakhir 2012 mengatakan mereka memiliki tablet, 11 persen mengatakan mereka berniat untuk membelinya. Konsumen juga menghabiskan lebih banyak waktu di tablet mereka daripada smartphone Android mereka—sekitar satu jam lebih banyak.

Pengguna Smartphone Lebih Suka Membayar untuk Aplikasi Game, Obrolan, dan Musik

Studi ini menemukan bahwa komunikasi suara dan teks melalui smartphone di India menurun. Faktanya, panggilan suara dan SMS hanya menyumbang 25 persen dari penggunaan smartphone; multimedia, game, aplikasi, dan penjelajahan Internet merupakan sisanya. Di antara aplikasi, konsumen lebih memilih game, terutama yang berkaitan dengan aplikasi berbayar. Game adalah kategori paling populer di antara aplikasi berbayar, dengan hampir tiga dari lima pengguna (58%) membayar untuk game. Kategori aplikasi berbayar populer lainnya di kalangan pengguna ponsel cerdas termasuk obrolan dan pesan instan (53%) dan streaming musik (45%).

Banyak Pengguna Masih Belum Memiliki Akses Internet Seluler

Konektivitas Internet seluler dan penggunaan ponsel cerdas berjalan beriringan, tetapi hanya setengah dari pengguna ponsel cerdas yang disurvei yang memiliki akses data aktif. Meskipun persentase ini mungkin jauh lebih tinggi daripada penetrasi data seluler untuk pengguna ponsel fitur, ini menunjukkan bahwa jutaan pengguna ponsel cerdas masih belum memiliki akses ke konektivitas Internet seluler.

Sangat menarik untuk dicatat bahwa kaum muda cepat mengadopsi konektivitas data di ponsel cerdas mereka, karena lebih dari sekadar

setengah dari semua pengguna data berusia di bawah 25 tahun.

Tentang Studi

Studi Pengguna Smartphone India dilakukan pada bulan September dan Oktober 2012 di 46 kota di India. Nielsen Informate Mobile Insights mensurvei lebih dari 10.000 pemilik smartphone sebagai bagian dari penelitian ini.